Ideologi terbuka adalah sebagai suatu sistem pemikiran terbuka.

Ciri-ciri ideologi terbuka adalah:
1. Merupakan cita-cita yang sudah hidup dalam masyarakat.
2.Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
3.Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
4.Bersifat dinamis dan reformis.
Pancasila memiliki dua hal yang harus dimiliki oleh ideologi yang terbuka yaitu cita – cita yang ( nilai ) bersumber dari kehidupan budaya masyarakat itu sendiri. Pancasila berasal dari bangsa Indonesia sendiri bukan bangsa lain. Pancasila merupakan wadah / sarana yang dapat mempersatukan bangsa itu sendiri karena memiliki falsafah dan kepribadian yang mengandung nilai – nilai luhur dan hukum. Pancasila juga memiliki cita – cita moral dan merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Sebagai ideologi terbuka, Pancasila juga memiliki fleksibel dan kelenturankepekaan kepada perkembangan jaman. Sehingga nilai – nilai Pancasila tidak akan berubah dari zaman ke zaman. Dan Pancasila harus memiliki kesinambungan atau saling interaksi dengan masyarakat nya. Maka, apa yang menjadi tujuan negara dapat tercapai tanpa ada nya pertentangan. Semua orang tanpa terkecuali harus mengerti dan paham betul tentang tujuan yang ada dalam Pancasila tersebut. Dengan demikian secara ideal konseptual, Pancasila adalah ideologi, kuat, tangguh, bermutu tinggi dan tentunya menjadi acuan untuk semangat bangsa Indonesia.
Bukti Pancasila adalah ideologi terbuka :
- Pancasila memiliki pandangan hidup dan tujuan serta cita – cita masyarakat Indonesia
- Tekad untuk mengembangkan kekreatifitasan dan dinamis untuk mencapai tujuan nasional
- Pengalaman sejarah bangsa Indonesia
- Terjadi atas dasar keinginan bangsa ( masyarakat ) Indonesia sendiri tanpa campur tangan atau paksaan dari sekelompok orang
– Isinya tidak operasional
– Menginspirasikan kepada masyarakat agar bertanggung jawab sesuai dengan nilai – nilai Pancasila
– Menghargai pluralitas, sehingga dapat diterima oleh semua masyarakat yang memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda.
Faktor pendorong keterbukaan ideologi pancasila :
1.Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakatyang berkembang secara cepat.
2.Kenyataan menunjukkan, bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan bekudikarenakan cenderung meredupkan perkembangan dirinya.
3.Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau.
4.Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangkamencapai tujuan nasional.
2.Berupa nilai-nilai dan cita-cita yang berasal dari dalam masyarakat sendiri.
3.Hasil musyawarah dan konsensus masyarakat.
4.Bersifat dinamis dan reformis.
Pancasila memiliki dua hal yang harus dimiliki oleh ideologi yang terbuka yaitu cita – cita yang ( nilai ) bersumber dari kehidupan budaya masyarakat itu sendiri. Pancasila berasal dari bangsa Indonesia sendiri bukan bangsa lain. Pancasila merupakan wadah / sarana yang dapat mempersatukan bangsa itu sendiri karena memiliki falsafah dan kepribadian yang mengandung nilai – nilai luhur dan hukum. Pancasila juga memiliki cita – cita moral dan merupakan pandangan hidup bangsa Indonesia.
Sebagai ideologi terbuka, Pancasila juga memiliki fleksibel dan kelenturankepekaan kepada perkembangan jaman. Sehingga nilai – nilai Pancasila tidak akan berubah dari zaman ke zaman. Dan Pancasila harus memiliki kesinambungan atau saling interaksi dengan masyarakat nya. Maka, apa yang menjadi tujuan negara dapat tercapai tanpa ada nya pertentangan. Semua orang tanpa terkecuali harus mengerti dan paham betul tentang tujuan yang ada dalam Pancasila tersebut. Dengan demikian secara ideal konseptual, Pancasila adalah ideologi, kuat, tangguh, bermutu tinggi dan tentunya menjadi acuan untuk semangat bangsa Indonesia.
Bukti Pancasila adalah ideologi terbuka :
- Pancasila memiliki pandangan hidup dan tujuan serta cita – cita masyarakat Indonesia
- Tekad untuk mengembangkan kekreatifitasan dan dinamis untuk mencapai tujuan nasional
- Pengalaman sejarah bangsa Indonesia
- Terjadi atas dasar keinginan bangsa ( masyarakat ) Indonesia sendiri tanpa campur tangan atau paksaan dari sekelompok orang
– Isinya tidak operasional
– Menginspirasikan kepada masyarakat agar bertanggung jawab sesuai dengan nilai – nilai Pancasila
– Menghargai pluralitas, sehingga dapat diterima oleh semua masyarakat yang memiliki latar belakang dan budaya yang berbeda.
Faktor pendorong keterbukaan ideologi pancasila :
1.Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakatyang berkembang secara cepat.
2.Kenyataan menunjukkan, bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan bekudikarenakan cenderung meredupkan perkembangan dirinya.
3.Pengalaman sejarah politik kita di masa lampau.
4.Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangkamencapai tujuan nasional.
sumber : https://ihzamqff.blogspot.co.id/2017/08/analisis-pancasila-sebagai-ideologi.html
google.com
Komentar
Posting Komentar